Google bersiap meluncurkan Android 17. Tapi sebelumnya, mereka sudah membagikan sederet fitur baru. Salah satu yang paling menarik: fitur deteksi panggilan palsu Android. Bukan sembarang peringatan scam, ya. Fitur ini bisa mendeteksi jika seseorang berpura-pura menjadi kontak Anda.
Sejak 2024, Android memang sudah punya kemampuan mendeteksi panggilan scam. Tapi fitur anyar ini bekerja lebih dalam. Begini cara kerjanya: saat seseorang dari daftar kontak Anda menelepon, perangkat mereka mengirimkan sinyal verifikasi rahasia secara real-time ke ponsel Anda. Sinyal ini memanfaatkan teknologi RCS yang terenkripsi end-to-end, sehingga tidak ada pihak ketiga yang bisa mengintip. Jika sinyal itu tidak sampai, aplikasi Phone akan langsung menampilkan peringatan agar Anda segera menutup panggilan.
Google menyebut fitur ini tersedia di perangkat dengan Android 12 ke atas yang pakai aplikasi Phone bawaan. Perusahaan juga memperluas akses aplikasi Personal Safety untuk anak di bawah 13 tahun. Mereka bisa menampilkan informasi medis dan kontak darurat di layar kunci, plus fitur deteksi kecelakaan mobil bisa diaktifkan dengan cepat.
Urusan keamanan bukan satu-satunya yang dapat pembaruan. Dua aplikasi utama Google juga kebagian fitur AI. Google Photos kini punya fitur “wardrobe” yang bisa mengkatalog pakaian yang pernah Anda kenakan di foto. Anda bahkan bisa mencoba pakaian secara virtual, mirip seperti fitur belanja online. Fitur ini baru tersedia di perangkat tertentu di AS, India, dan Brasil dengan Android 10 ke atas.
Google Play Books juga kebagian fitur AI. AI bisa memberikan informasi kontekstual tentang teks yang Anda sorot. Bahkan bisa merangkum isi buku yang sedang Anda baca. Fitur ini mulai diluncurkan untuk judul tertentu dalam bahasa Inggris. Meski belum sempurna, ini langkah menarik untuk membantu pemahaman bacaan.
Yang paling banyak dibicarakan? Fitur deteksi panggilan palsu Android. Google menyebut fitur ini sebagai “jabat tangan digital” yang memastikan panggilan benar-benar berasal dari kontak Anda. Dengan maraknya penipuan telepon yang meniru suara orang terdekat, fitur ini terasa sangat relevan.
Circle to Search, fitur yang sempat didemokan di ponsel Samsung Galaxy pada Februari 2026, kini bisa mengidentifikasi dan mencari beberapa objek dalam satu gambar. Sebelumnya fitur ini hanya bisa mengenali satu objek per pencarian. Sekarang Anda bisa melingkari beberapa item sekaligus dan langsung mendapat hasil pencarian.
Quick Share, fitur berbagi file Google, kini juga kompatibel dengan lebih banyak perangkat Android. Sebelumnya, Google sudah membuat Quick Share bisa bekerja dengan AirDrop Apple, dan kini jangkauannya diperluas. Jadi, berbagi file lintas ekosistem menjadi lebih mudah.
Terakhir, Emoji Kitchen di Gboard mendapat pembaruan dengan lebih banyak kombinasi emoji. Tapi jujur, fitur deteksi panggilan palsu Android-lah yang paling layak disorot. Ini adalah langkah maju dalam keamanan digital yang bisa menyelamatkan banyak orang dari penipuan.
Google membagikan detail fitur ini melalui blog resmi mereka. Mereka menekankan bahwa semua verifikasi dilakukan secara privat tanpa mengorbankan data pengguna. Ini kabar baik bagi kita semua yang khawatir dengan modus impersonasi via telepon.