Setelah penantian panjang, Apple akhirnya memperkenalkan Siri AI secara resmi di WWDC 2026. Asisten virtual ini hadir di iOS 27, iPadOS 27, watchOS 27, macOS Golden Gate, dan visionOS. Janjinya? Interaksi yang jauh lebih personal dan cerdas di seluruh perangkat.
Bukan sekadar upgrade biasa. Apple bilang asisten ini jauh lebih mampu dan komunikatif. Dengan pemahaman konteks personal yang mendalam, Siri AI bisa menggali informasi dari pesan, email, foto, dan lainnya. Semua tanpa mengorbankan privasi pengguna. Teknologi ini ditenagai oleh Google Gemini. Kolaborasi yang memperluas kemampuan Siri secara dramatis.
Salah satu fitur unggulannya? Kesadaran layar (on-screen awareness). Pengguna bisa menanyakan detail tentang apa yang tampil di layar. Misalnya, foto di Instagram. Siri AI langsung memberikan informasi kontekstual. Di Mac, cukup klik kanan pada jendela. Lalu bertanya langsung tentang konten di dalamnya.
Di mana saja Siri AI muncul? Cukup banyak tempat dalam ekosistem Apple. Di iPhone, ia bersemayam di Dynamic Island, di dalam aplikasi Kamera, dan juga sebagai aplikasi mandiri. Mirip chatbot, aplikasi ini menyimpan riwayat percakapan dalam bentuk kartu. Sinkron lewat iCloud, tentu saja. Pengguna Mac bisa mengaksesnya dari Spotlight dan menu bar. Pemilik Vision Pro? Cukup melirik ke arah bola mengambang untuk mengaktifkan Siri tanpa suara. Praktis, bukan?
Cara memanggilnya juga bertambah. Selain menekan tombol power atau mengucapkan “Siri”, ada gestur geser ke bawah. Gerakan ini membuka antarmuka “Search or Ask”. Di sini, pengguna bisa mengetik atau bicara. Siri AI akan merespons dengan pemahaman konteks yang mendalam.
Aplikasi Kamera juga punya mode khusus yang memanfaatkan Visual Intelligence. Contohnya? Arahkan lensa ke poster konser. Siri AI langsung menambahkan acara itu ke kalender. Atau tunjukkan struk belanja. Siri AI akan membantu membagi tagihan. Bahkan mengintegrasikannya dengan Apple Cash. Cukup praktis.
Di Mail, Siri AI otomatis memeriksa tata bahasa. Di Safari? Ia bisa mengelompokkan tab berdasarkan topik. Bahkan, Siri AI bisa memperbaiki kata sandi yang bocor secara otomatis. Tentu dengan izin pengguna.
Siri AI sudah bisa dicoba. Beta developer mulai hari ini. Tapi pengguna di Uni Eropa dan China harus bersabar. Apple masih menangani regulasi setempat.
Ini langkah besar bagi Apple. Menghadirkan kecerdasan buatan yang lebih manusiawi. Siri AI bukan sekadar asisten. Ia pintu menuju ekosistem yang lebih intuitif. Pertanyaannya: siapkah Anda menyambut era baru interaksi ini?