GEEKOM baru saja meluncurkan laptop terbarunya, GeekBook M16, yang secara jelas terinspirasi dari desain MacBook Pro milik Apple. Dengan harga $799, laptop 16 inci ini menawarkan spesifikasi yang agresif, termasuk prosesor Intel Core Ultra 9 185H dan baterai berkapasitas 99,9Wh yang diklaim mampu bertahan hingga 24 jam. Perangkat ini juga telah mendukung sistem operasi Linux, selain Windows 11 Pro yang sudah terpasang.

GeekBook M16 tidak menyembunyikan sumber inspirasinya. Dari sasis, wallpaper, bezel ultra-tipis, hingga webcam yang terpusat, semua elemen desain mengarah pada MacBook Pro M3 milik Apple. Laptop ini menggunakan bodi aluminium aerospace-grade hasil mesin CNC, dengan ketebalan hanya 0,66 inci dan bobot 1,73 kg. Ukurannya mencapai 355 x 250 mm, menjadikannya cukup portabel untuk ukuran laptop 16 inci.
Di bagian dalam, GeekBook M16 ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra 9 185H yang memiliki 16 core, 22 thread, dan turbo boost hingga 5,1 GHz. GEEKOM mengklaim bahwa teknologi Dynamic Tuning Technology miliknya mampu mempertahankan daya 55W secara berkelanjutan saat beban kerja berat. Dengan RAM LPDDR5 16GB dan grafis terintegrasi Intel Arc, laptop ini cocok untuk pekerjaan komputasi umum dan beban kerja kreatif ringan.
Untuk penyimpanan, tersedia dua konfigurasi: satu slot PCIe Gen 4 2280 yang mendukung hingga 4TB, dan satu slot PCIe Gen 4 2230 yang mendukung hingga 2TB. Ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang membutuhkan ruang penyimpanan besar.
Layar GeekBook M16 berukuran 16 inci dengan resolusi 1920 x 1200 dalam aspek rasio 16:10, memberikan rasio screen-to-body 90%. Sayangnya, refresh rate hanya 60Hz, yang menjadi keterbatasan bagi pengguna yang terbiasa dengan layar yang lebih mulus. Untuk konektivitas, laptop ini dilengkapi dengan satu port USB4 40Gbps, satu USB-C 3.2 Gen 2, dua USB-A 3.2, dan satu HDMI 2.0. Dukungan nirkabel mencakup Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.4. Webcam 2MP 1080P dilengkapi dengan sakelar privasi fisik.

Dari segi keamanan, GeekBook M16 memiliki TPM 2.0 dan pembaca sidik jari yang terintegrasi di tombol daya. Laptop ini datang dengan Windows 11 Pro, dan GEEKOM mengonfirmasi kompatibilitas dengan Linux untuk pengguna yang menginginkan sistem operasi alternatif.
Baterai menjadi salah satu fitur yang paling menonjol. Dengan kapasitas 99,9Wh, baterai ini berada di batas maksimum yang diizinkan oleh maskapai penerbangan untuk dibawa dalam penerbangan. GEEKOM mengklaim bahwa teknologi manajemen daya cerdasnya mampu memberikan waktu pemakaian hingga 24 jam untuk penggunaan Wi-Fi dan sekitar 20 jam untuk pemutaran video lokal. Pengisian dayanya menggunakan adaptor GaN USB-C 100W, yang menurut klaim, pengisian selama 10 menit dapat memberikan waktu pemakaian sekitar 3 jam.
Sistem pendingin IceBlade 3.0 menggunakan dua kipas dan dua pipa panas yang bekerja sama secara efisien. Dibandingkan pendahulunya, sistem ini meningkatkan tekanan udara sebesar 50% dan aliran udara total sebesar 28%, menjaga suhu tetap stabil selama beban kerja yang panjang dan intensif.
GeekBook M16 menawarkan paket yang menarik dengan harga $799, terutama bagi mereka yang menginginkan desain mirip MacBook Pro namun dengan performa dari Intel Core Ultra 9. Namun, klaim daya tahan baterai dan performa puncak masih perlu diuji secara independen untuk memastikan keakuratannya. Pre-order sudah dibuka di toko GEEKOM dengan kode diskon GKM16 yang memberikan potongan $100, sehingga harga menjadi $799. Pengiriman dijadwalkan pada akhir Juni.